1023
Jurnal Syntax Admiration
Vol. 1 No. 8 Desember 2020
p-ISSN : 2722-7782 e-ISSN : 2722-5356
Sosial Teknik
SISTEM KENDALI DAYA LISTRIK BERBASIS PZEM-004T DAN BLYNK
Achmad Zuchriadi, Ferdyanto dan James Julian
Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta, Indonesia
INFO ARTIKEL
ABSTRAK
Diterima
27 November 2020
Diterima dalam bentuk revisi
10 Desember 2020
Diterima dalam bentuk revisi
UMKM di Indonesia berkembang sangat pesat dimana
pada tahun 2015 berjumlah 59,7 juta UMKM. UMKM
memberikan kontribusi sebesar 62,6% terhadap PDB dan
menyerap tenaga kerja nasional sebesar 97%.
Pertumbuhan ini disisi lain menuntut UMKM melakukan
berbagai inovasi agar mampu bersaing dan salah satu
cara yang dapat dilakukan adalah melakukan efisiensi
biaya operasional. Biaya operasional yang memiliki
kontribusi besar adalah biaya pemakaian daya listrik.
Sebagai solusi akan dilakukan monitoring pemakaian
daya listrik dengan bantuan teknologi IoT (Internet of
Things). Monitoring daya listrik dengan mengamati
kejadian yang bersifat anomali dijadikan acuan untuk
melakukan penghematan. Penelitian ini diharapkan bisa
menjadi solusi untuk melakukan efisiensi pemakaian
daya listrik bagi pemilik UMKM agar memiliki daya
saing tinggi. Pemakaian teknologi IoT menjadi keharusan
mengingat kemampuannya dalam berbagai bidang.
Kata kunci:
UMKM; internet of
things; listrik
Pendahuluan
Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) ialah sebuah usaha yang berjalan di
beragam bidang usaha yaitu, usaha perdagangan, usaha pertambangan, usaha industri,
usaha jasa pendidikan, real estate dan lain-lain (Siagian & Indra, 2019). Pertumbuhan
UMKM (Usaha Kecil Mikro dan Menengah) di Indonesia sangat tinggi bahkan bisa
menjadi penggerak perekonomian nasional (Resalawati, 2012). Perkembangan UMKM
perlu mendapatkan perhatian yang besar baik dari pemerintah maupun masyarakat agar
dapat berkembang lebih kompetitif bersama pelaku ekonomi lainnya (Kristiyanti, 2012).
Usaha Kecil Menengah atau yang biasa disebut UKM adalah salah satu roda
perekonomian rakyat yang harusnya berjalan dan dapat menumpu perekonomian
pelaksanaannya. Akan tetapi, pada praktiknya, sangat banyak hambatan yang ditemui
oleh UKM, sehingga eksistensinya terkadang melemah (Yusup, 2017). Berdasarkan
data pada tahun 2014 terdapat 57,9 juta UMKM dan telah berkontribusi terhadap 61,4%
PDB serta berkontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja sebesar 96,7%. Pada tahun
2015 jumlah UMKM meningkat menjadi 59,7 juta dan kontribusi terhadap PDB sebesar
62,6% serta kontribusi terhadap tenaga kerja sebesar 97% (Suci, 2017).
Pertumbuhan ini secara alami juga meningkatkan persaingan sesama UMKM
Achmad Zuchriadi, Ferdyanto dan James Julian
1024 Syntax Admiration, Vol. 1 No. 8 Desember 2020
sehingga para pemilik UMKM dituntut untuk mampu memberikan produk atau jasa
yang terbaik dan memberikan harga terbaik juga. Disisi lain pertumbuhan biaya usaha
UMKM juga meningkat, seperti sewa tempat usaha, biaya SDM dan biaya operasional
termasuk didalamnya biaya konsumsi listrik (Noor & Rahmasari, 2018).
Tarif listrik yang bertahap naik selama beberapa waktu belakangan ini menuntut
pengusaha UMKM untuk dapat melakukan penghematan denagn cara mengontrol
penggunaan daya listrik. Penggunaan Teknologi Internet of Things (IoT) (Junaidi, 2015)
memungkinkan pengusaha UMKM untuk melakukan monitoring pemakaian daya listrik
agar bisa dikontrol penggunaan daya yang pada akhirnya adalah tindakan efisiensi biaya
operasional.
Perancangan monitoring energi listrik berbasis internet ini dirancang untuk
mendapatkan informasi-informasi yang berhubungan dengan pengukuran energi listrik
antara lain Real Power (Watt), Voltage(V), dan Current(A) secara real time yang dapat
diakses dari Jaringan Internet kapan saja. Pengukuran seperti diatas biasanya dilakukan
dengan menggunakan alat ukur sederhana dan pencatatan masih manual sehingga data
yang didapat tidak bisa dilakukan setiap saat dan hasilnya terlalu lama untuk
didapatkan. Daya listrik rumah tangga yang terpantau pada halaman web dibandingkan
hasil yang terpantau secara langsung menunjukkan akurasi diatas 90 % (Suryaningsih,
Hidayat, & Abid, 2016).
Metode Penelitian
Tahapan pelaksanaan penelitian ini dapat dilihat pada gambar berikut.
Pelaksanaan dimulai dengan melakukan study literature (Library Research) terhadap
penelitian terdahulu untuk mengumpulkan data dan dilanjutkan dengan perancangan
sistem yang melingkupi kegiatan desain rangkaian, pemilihan komponen dan aplikasi
yang akan digunakan serta perancangan antarmuka aplikasi (Surani, 2019).
Berikutnya dilakukan kegiatan perakitan rangkaian dan melakukan uji validitas
terhadapt sensor yang digunakan, jika hasil uji sensor baik maka kegiatan dilanjutkan
dengan membuat antarmuka aplikasi menggunakan Blynk di Handphone, Arduino ide di
computer untuk mengendalikan NodeMCU dan Bot Telegram di handphone untuk
mengaktifkan fungsi notifikasi dan fungsi monitoring daya secara realtime .
Ketika sistem selesai dirangkai maka dilakukan uji fungsi notifikasi dan fungsi
monitoring daya secara realtime. Jika hasil uji fungsi berjalan sesuai rancangan barulah
dilakukan kegiatan pengumpulan data, analisa dan penyusunan kesimpulan. Sedangkan
jika hasil uji belum baik dilakukan evaluasi dan penyempurnaan pembuatan antarmuka
aplikasi.
Sistem Kendali Daya Listrik Berbasis Pzem-004t Dan Blynk
1025 Syntax Admiration, Vol. 1 No. 8 Desember 2020
Gambar 1. Tahapan Penelitian
Hasil Penelitian dan Pembahasan
Gambar 2. Uji Coba Sensor
Berdasarkan data diatas terlihat ada selisih antara sensor dengan alat ukur standar
dimana Tegangan memiliki selisih 1,2 V, arus 0,01 dan Daya 2,48.
Gambar 3. Penggunaan Daya
Achmad Zuchriadi, Ferdyanto dan James Julian
1026 Syntax Admiration, Vol. 1 No. 8 Desember 2020
Dari data terlihat Ketika daya melebihi 100 W yang dijadikan ambang batas, maka
system memberika notifikasi melalui telegram. Penelitian ini dilakukan dengan
memperhatikan beberapa penelitian terdahulu yang membahas mengenai tema yang
bersinggungan seperti: Penanggulangan banjir menggunakan pompa air, peringatan dini
akan bahaya banjir untuk mengurangi dampak banjir dan sebagainya. Beberapa
penelitian terdahulu dapat dilihat pada tabel 2. dibawah ini:
1. (Windiastik, Ardhana, & Triono, 2019). Perancangan Sistem Pendeteksi Banjir
Berbasis IoT (Internet of Thing). Seminar Nasional Sistem
Informasi (SENASIF) (Vol. 3, No.1, pp. 1925 1931). Deteksi Banjir Prototype syste
m pendeteksi banjir menggunakan mikrokontroler NodeMCU ESP8266, input dari
water level sensor. Outputnya berupa suara di buzzer dan tampilan lampu led serta
status kondisi air yang ditampilkan pada website. Tidak ada fitur notifikasi ke
smartphone.
2. (Ratu, Juanita, & Windarto, 2017). Otomasi Sistem Rumah Anti Banjir dengan
Notifikasi SMS. Format, 6 (2), 11-24. Otomasi rumah anti banjir Prototype ini
menggunakan mikrokontroler Arduino uno, input menggunakan sensor ultrasonic,
output dikirim ke komputer dan mengaktifkan pompa hidrolik serta mengirim pesan
melalui SMS. Tidak terkoneksi dengan internet (stand alone).
3. (Sulistyowati, Sujono, & Musthofa, 2015). Sistem Pendeteksi Banjir berbasis Sensor
Ultrasonik dan Mikrokontroler dengan Media Komunikasi SMS Gateway. Skripsi.
Fakultas Teknologi Industri Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya. Deteksi Banjir
Prototype menggunakan mikro kontroler ATMEGA 8535, input menggunakan
sensor ultrasonik, output berupa buzzer dan SMS ke pengguna. Pengguna bersifat
pasif hanya menerima info, tidak bisa meminta info.
Perbedaan utama penelitian yang akan penulis lakukan dibandingkan penelitian
sebelumnya adalah:
1. Menggunakan platform IoT Open source yang diinstall dalam server sendiri supaya
bisa dilakukan Analisa lebih lanjut terhadap data-data yang dkumpulkan kedalam
server.
2. Sistem terdiri atas: Server platform IoT, mikrokontroler WeMos mini D1,
menggabungkan 3 sensor agar lebih akurat, yaitu sensor ketinggian air, sensor
ultrasonic dan sensor debit air. Output ada 3, yaitu alarm, notifikasi telegram,
display status di aplikasi smartphone.
3. Pengguna selain menerima notifikasi (pasif) juga bisa meminta informasi (aktif)
melalui aplikasi di smartphone.
4. Penggabungan 2 cara, yaitu peringatan dini akan bahaya banjir dan otomasi pompa
air pencegah banjir.
Sistem Kendali Daya Listrik Berbasis Pzem-004t Dan Blynk
1027 Syntax Admiration, Vol. 1 No. 8 Desember 2020
Kesimpulan
1. Sistem kendali daya listrik berjalan dengan baik meskipun masih ada selisih dengan
alat ukur standar tetapi nilainya kecil (bisa diabaikan).
2. Monitoring dengan telegram berjalan dengan baik.
Achmad Zuchriadi, Ferdyanto dan James Julian
1028 Syntax Admiration, Vol. 1 No. 8 Desember 2020
BIBLIOGRAFI
Junaidi, Apri. (2015). Internet of Things, Sejarah, Teknologi dan Penerapannya. Jurnal
Ilmiah Teknologi Infomasi Terapan, 1(3).
Kristiyanti, Mariana. (2012). Peran Strategis Usaha Kecil Menengah (UKM) dalam
Pembangunan Nasional. Majalah Ilmiah Informatika, 3(1), 6389.
Noor, Chairil M., & Rahmasari, Gartika. (2018). Esensi Perencanaan Bisnis yang
Memadai Bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Jurnal Abdimas BSI:
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(3).
Ratu, Jeanny Silvie, Juanita, Safitri, & Windarto, Windarto. (2017). Otomasi Sistem
Rumah Anti Banjir dengan Notifikasi SMS. Format, 6(2), 1124.
Resalawati, Ade. (2012). Pengaruh perkembangan usaha kecil menengah terhadap
pertumbuhan ekonomi pada sektor UKM di Indonesia.
Siagian, Ade Onny, & Indra, Natal. (2019). Pengetahuan Akuntansi Pelaku Usaha
Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) terhadap Laporan Keuangan. Syntax
Literate; Jurnal Ilmiah Indonesia, 4(12), 1735.
Suci, Yuli Rahmini. (2017). Perkembangan UMKM (Usaha Mikro Kecil dan
Menengah) di Indonesia. Cano Ekonomos, 6(1), 5158.
Sulistyowati, Riny, Sujono, Hari Agus, & Musthofa, Ahmad Khamdi. (2015). Sistem
Pendeteksi Banjir berbasis Sensor Ultrasonik dan Mikrokontroler dengan Media
Komunikasi SMS Gateway. Skripsi. Fakultas Teknologi Industri Institut Teknologi
Adhi Tama Surabaya.
Surani, Dewi. (2019). Studi Literatur: Peran Teknologi Pendidikan dalam Pendidikan
4.0. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP, 2(1), 456469.
Suryaningsih, Sri, Hidayat, Sahrul, & Abid, Faisal. (2016). Rancang Bangun Alat
Pemantau Penggunaan Energi Listrik Rumah Tangga Berbasis Internet. Prosiding
Seminar Nasional Fisika (E-Journal), 5, SNF2016-ERE.
Windiastik, Shania Putri, Ardhana, Elsha Novia, & Triono, Joko. (2019). Perancangan
Sistem Pendeteksi Banjir Berbasis IoT (Internet of Thing). Seminar Nasional
Sistem Informasi (SENASIF), 3(1), 19251931.
Yusup, Junaedi. (2017). Analisis Perumusan dan Penerapan Sistem Akuntansi Pada
Usaha Kecil Menengah (Studi Kasus Ukm Bakso Pejagan). Syntax Literate; Jurnal
Ilmiah Indonesia, 2(11), 7690.