Analisis Korelasi Parameter Pemotongan Proses Pembubutan Grey Cast Iron Menggunakan Metode Anova

Authors

  • Rivando Valentino Universitas Tarumanagara Jakarta, Indonesia
  • Rosehan Universitas Tarumanagara Jakarta, Indonesia
  • Shobron Lubis Universitas Tarumanagara Jakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.46799/jsa.v2i2.176

Keywords:

surface roughness, tool nose radius, nose radius, cutting parameters, analysis of variance

Abstract

Proses putar mesin adalah proses pemotongan pada spesimen silinder yang digulung dengan menyesuaikan kecepatan putar spesimen kerja dan parameternya. Perbandingan dua data sekunder digunakan untuk menunjukkan korelasi yang paling dominan dan efektif antara varians. Analisis metode varians (anova) digunakan untuk mendapatkan nilai korelasi dari bagan koefisien, plot probabilitas normal kekerasan permukaan, dan signifikansi data penelitian ini. Pada kekasaran permukaan, parameter pemotongan yang paling berpengaruh adalah pemakanan (feed=0.05mm/rev), variabel kedua yang paling berpengaruh adalah kecepatan potong (Vc=350m/min), variabel ketiga yang paling berpengaruh adalah nose radius (0.8 mm), dan variabel terakhir yang paling berpengaruh adalah kedalaman potong (0.05 mm).

Published

2021-02-23

How to Cite

Valentino, R., Rosehan, & Lubis, S. (2021). Analisis Korelasi Parameter Pemotongan Proses Pembubutan Grey Cast Iron Menggunakan Metode Anova. Jurnal of Admiration, 2(2), 316-330. https://doi.org/10.46799/jsa.v2i2.176