Penderitaan: Analisis Yeremia 29:11 dan Relevansinya Bagi Orang Percaya Di Tengah Krisis Pandemi Covid-19

Authors

  • Djone Georges Nicolas Sekolah Tinggi Theology (STT) IKAT Jakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.46799/jsa.v2i2.177

Keywords:

Penderitaan, Yeremia 29:11, orang percaya, krisis pandemi covid-19

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisa tulisan Yeremia 29:11 tentang penderitaan, dan mendapatkan relevansinya bagi orang percaya di tengah krisis pandemi Covid-19, dimana di tengah situasi krisis dan mencekam ini, kecemasan, kebimbangan, keputusasaan, depresi, hingga kematian menjadi realita dan ancaman yang dihadapi semua orang termasuk orang-orang percaya yang di dalamnya terdapat sejumlah pendeta yang telah menjadi korban hingga kehilangan nyawa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dan analisa literatur, dengan pengumpulan data melalui sumber Alkitab, buku-buku, jurnal-jurnal, artikel digital, dan dokumen lain yang berkaitan dengan masalah yang dikaji. Hasil penelitiannya memberi saran seperti apa seharusnya orang percaya memaknai dan menyikapi fenomena penderitaan di tengah pandemi Covd-19 yang terus berlangsung: Orang percaya harus tetap sepenuhnya mempercayai rancangan dan kesetiaan Allah dalam kondisi penderitaan sekalipun, sebab Allah berdaulat atas rencanaNya dan tetap menyadari bahwa tujuan rencana Allah adalah untuk keselamatan umat-Nya sehingga perlu dan harus memandang penderitaan dari sudut pandang Allah.

Published

2021-02-23

How to Cite

Georges Nicolas, D. (2021). Penderitaan: Analisis Yeremia 29:11 dan Relevansinya Bagi Orang Percaya Di Tengah Krisis Pandemi Covid-19 . Jurnal of Admiration, 2(2), 118-228. https://doi.org/10.46799/jsa.v2i2.177