Analisis Pengaruh Jarak Pemasangan PVD Terhadap Derajat Konsolidasi pada Konstruksi Timbunan

Main Article Content

Daniel Anderson Munthe
Universitas Sumatera Utara (USU) Medan, Indonesia
Roesyanto Roesyanto
Universitas Sumatera Utara (USU) Medan, Indonesia
Rudi Iskandar
Universitas Sumatera Utara (USU) Medan, Indonesia

Metode pembebanan awal (preloading) dan drainase vertikal adalah salah satu metode populer yang digunakan untuk meningkatkan kuat geser tanah lunak dengan besar pembebanan yang sama atau lebih daripada beban yang akan dipikul oleh tanah baik saat tahapan konstruksi maupun setelah tahapan konstruksi selesai. Sedangkan drainase vertikal dapat mempercepat proses konsolidasi. Berdasarkan perkembangan drainase vertikal adalah penggunaan PVD (Prefabricated Vertical Drain). PVD berfungsi untuk mengalirkan air yang terdisipasi akibat proses konsolidasi. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan hasil penurunan yang lebih mendekati antara perhitungan analitis dan dengan pemodelan Plaxis 2D baik tanpa memperhitungkan efek smear zone maupun dengan memperhitungkan efek smear zone. Berdasarkan hasil analisis ini diperoleh untuk perhitungan derajat konsolidasi pemasangan PVD dengan jarak pemasangan 1 meter lebih cepat dibandingkan jarak 1,3 meter dan 1,5 meter dan juga hasil analisis ini diperoleh besar penurunan yang terjadi pada proses konsolidasi dengan pemodelan pada Plaxis 2D dengan memperhitungkan efek smear zone adalah 1,484 meter dan 1,76 meter tanpa memperhitungkan efek smear zone. Sedangkan untuk penurunan aktual yang terjadi dilapangan berdasarkan data Settlement Plate-02 adalah 1,637 meter. Waktu yang dibutuhkan dalam proses konsolidasi menggunakan pemodelan Plaxis 2D baik dengan memperhitungkan efek smear zone lebih lama dibandingkan tanpa memperhitungkan efek smear zone.


Keywords: Metode Preloading, PVD, Plaxis 2D, Konsolidasi