How to cite:
Fitriani, , Ambok Pangiuk (2022) Pengaruh Financial Distress, Kepemilikan Institusional, Risiko
Litigasi Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Konservatisme Akuntansi
Syariah, Jurnal Syntax Admiration 3(7)
https://doi.org/10.46799/jsa.v3i7.454
E-ISSN:
2722-5356
Published by:
Ridwan Institute
Jurnal Syntax Admiration
Vol. 3 No. 7 Juli 2022
p-ISSN : 2722-7782 e-ISSN : 2722-5356
Sosial Teknik
PENGARUH FINANCIAL DISTRESS, KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL,
RISIKO LITIGASI DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP
KONSERVATISME AKUNTANSI SYARIAH
Fitriani, Ambok Pangiuk
Universitas Islam Negeri Sultan Thaha Saifuddin Jambi, Jambi, Indonesia
Email : fitriani3756@gmail.com, Ambokpangiuk1975@gmail.com
INFO ARTIKEL
ABSTRAK
Diterima
21 Juni 2022
Direvisi
15 Juli 2022
Disetujui
23 Juli 2022
Konservatisme akuntansi syariah merupakan sikap kehati-
hatian dalam mengambil keputusan dalam membuat laporan
keuangan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh
penerapan financial distress, kepemilikan institusional, risiko
litigasi terhadap konservatisme akuntansi syariah pada
perusahaan syariah sektor aneka industri tahun 2016-2019.
Populasi yang digunakan dalam penelitIan ini adalah
perusahaan sektor aneka industri tahun 2016-2019. Hasil
analisis menunjukan bahwa pengaruh koefisien diterminasi
sebesar 0,062 atau 6,2% di pengaruhi oleh financial distress
sedangkan variabel kepemilikan institusional, risiko litigasi,
dan ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap
konservatisme akuntansi syariah.
Sedangkan 93% di pengaruhi oleh variabel lain yang penulis
tidak teliti.
Kata kunci:
financial distress,
Kepemilikan institusional,
Risiko litigasi,Ukuran
perusahaan dan
Konservatisme akuntansi
syariah.
Keywords :
Financial Distress,
Institutional Ownership,
Litigation Risk, Company
Size, Sharia Accounting
Conservatism
ABSTRACT
Islamic accounting conservatism is an attitude of prudence in
making decisions in completing financial statements. The
purpose of this study was to analyze the effect of the
application of financial distress, institutional ownership,
litigation risk, firm size on Islamic accounting conservatism
in Islamic companies in various industrial sectors in 2016-
2019. The population used in this study were all sharia
companies in the various industrial sectors listed on the
Indonesian Sharia Stock Index (ISSI) from 2016 to 2019.
Hypothesis testing for data analysis. The results showed that
the coefficient of determination was 0.062 or 6.2%, while 93%
was influenced by other variables
Pendahuluan
Pengaruh Financial Distress, Kepemilikan Institusional, Risiko Litigasi Dan Ukuran
Perusahaan Terhadap Konservatisme Akuntansi Syariah
870 Syntax Admiration, Vol. 3, No. 5, Mei 2022
Laporan keuangan dijadikan sebagai tolak ukur suatu perusahaan terhadap kinerja
dan evaluasi manajemen perusahaan (Alviani et al., 2020). Laporan keuangan
dipergunakan untuk memberikan informasi mengenai posisi keuangan, kualitas laporan
keuangan dan entesitas yang digunakan oleh sebagian perusahaan untuk mengambil
keputusan (Muzahid, 2014) (Herawati, 2019). Karena banyaknya kasus pelanggaran dan
manipulasi mengenai laporan keuangan maka ditetapkan standar akuntansi keuangan
suatu perusahaan kedepannya harus lebih berhati-hati dalam melaporkan kondisi
keuangan perusahaan (Yunengsih et al., 2018). Laporan keuangan merupakan ringkasan
suatu proses pencatatan transaksi-transaksi keuangan yang terjadi selama tahun buku
yang bersangkutan. Laporan keuangan sendiri memiliki arti yang berbeda-beda namun
terdapat inti atau kesimpulan dari laporan keungan itu sendiri yaitu sebuah laporan yang
mencatat transaksi-transaksi yang ada pada sebuah perusahaan, organisasi maupun
instansi lainnya. Semuanya tersebut memiliki fungsi dan tujuannya masing-
masing.Sebenarnya laporan keuangan yang disusun untuk perusahaan dagang tidak jauh
berbeda dengan laporan keuangan yang disusun untuk perusahaan jasa. Jika kita telah
menguasai konsep laporan keuangan dalam perusahaan jasa, maka kita akan dengan
mudah untuk mempelajari laporan keuangan yang ada di perusahaan dagang (Puspitasari,
2021).
Karena banyaknya kasus pelanggaran laporan keuangan maka standar akuntansi
keuangan mengharapkan kedepannya suatu perusahaan lebih berhati-hati dalam
melaporkan kondisi keuangan perusahaan dengan di terapakannya konsevatisme
akuntansi syariah yang digunakan sebagai pemecah masalah dalam membuat laporan
keuangan (Diana & Setiawati, 2017). Menurut ikatan akuntansi Indonesia (IAI) laporan
keuangan adalah bagian yang digunakan untuk melaporkan posisi keuangan dan kinerja
pengelolaan perusahaan mengenai laporan keuangan (Ningtyas et al., 2017). Laporan
keuangan adalah ringkasan dari suatu proses pencatatan, merupakan suatu ringkasan dari
transaksi-transaksi keuangan yang terjadi selama tahun buku yang bersangkutan.
Konservatisme akuntansi syariah adalah sikap kehati-hatian dalam mengambil
keputusan dalam menyelesaikan laporan keuangan perusahaan harus bebas dari
kepentingan pribadi dan hanya di tunjukan untuk tujuan yang benar sesuai yang
ditetapkan oleh Al-Qur’an, Hadist, Ijma’, Qiyas dan berorientasi jangka Panjang (Savitri,
2016) (FitrianI et al., 2021).
Secara umum konsep akuntansi syariah yang di terapkan dalam konservatisme
akuntansi syariah (Septiana & Tarmizi, 2015), pertama prinsip pertanggung jawaban
dalam bisnis dan akuntansi bahwa setiap individu yang terlibat dalam bisnis harus selalu
melakukan pertanggung jawaban atas amanah yang diberikan kedua prinsip keadilan
yang berkaitan dengan moral dan lebih fundamental (tetap berpijak pada nilai-nilai etika
dan ahlak), ketiga prinsip kebenaran dalam Al-Qur’an yang tidak boleh di campur adukan
dengan kebathilan, Al-Qur’an telah menetapkan bahwa kebenaran bukan lah nafsu
(Furywardhana, 2020).
Fitriani, Ambok Pangiuk
Syntax Admiration, Vol. 3, No. 7, Juli 2022 871
Tabel 1
financial distress
No
2016
2017
2018
2019
1
345
6
238
255
2
415
315
105
279
3
1
1
1
2
4
1
515
807
805
5
7
68
60
46
6
350
123
15
20
7
120
246
769
903
8
9
864
624
374
9
39
84
831
823
10
32
130
114
94
Tabel 2
Kepemilikan institusional
No
2016
2017
2018
2019
1
30
1
4
0
2
40
25
0,6
0,7
3
6,8
495
333
10
4
62
200
1,5
42
5
14
26
9
9
6
556
5
3
40
7
10
100
10
0,9
8
6
0,1
1,7
0,6
9
6
0,4
15
0,4
10
1
40
1
0,3
Tabel 3
Risiko litigasi
No
2016
2017
2018
2019
1
9
10
1
0,9
2
5
0,4
3,5
2,7
3
2
22
2,5
2
4
1,5
1,8
1,5
1
5
20
0,4
3,4
2,6
6
82
1,5
10
7,1
7
10
12
14
16
8
43
34
3
272
9
4
3
2,5
183
10
7
5
1
7,36
Pengaruh Financial Distress, Kepemilikan Institusional, Risiko Litigasi Dan Ukuran
Perusahaan Terhadap Konservatisme Akuntansi Syariah
872 Syntax Admiration, Vol. 3, No. 5, Mei 2022
Tabel 4
Ukuran perusahaan
No
2016
2017
2018
2019
1
1,39
1,1
1,1
0,69
2
0,7
0,69
1,39
1,1
3
0
0,69
0,69
0,69
4
0,69
0,69
1,61
1,61
5
0,69
0,69
0,69
1,39
6
1,39
1,1
1,1
0,69
7
0,69
0,69
0,69
0,69
8
0
0,69
1,61
1,1
9
0,69
0,69
1,61
0,69
10
1,1
1
0
0
Tabel 5
Konservatisme akuntansi syariah
No
Emiten
2016
2017
2018
2019
1
ASII
907
19
1,1
2,8
2
BRAM
1190
2550
1,39
23
3
GFTL
1082
5902
0,69
58
4
INDR
322
1148
1,61
53
5
INDS
1403
1,148
0,69
91
6
LPIN
1728
6494
1,1
-63
7
PBRX
3815
314
0,69
80
8
SMSM
-1024
1000
31
32
9
STAR
2737
61
8,6
8,3
10
TRIS
1808
17
2,1
2,1
Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa financial distress pada sebagian perusahaan
mengalami penyusutan sepanjang tiga tahun berturut-turut, selain itu untuk kepemilikan
institusional mengalami penyusutan empat tahun berturut-turut dan tidak mengalami
kenaikan sama sekali. Sedangkan risiko litigasi yang dialami perusahaan terus saja
menurun sehingga pengawasan terhadap litigasi diperkuat (Silfia, 2017). Sementara itu
ukuran perusahaan menentukan seberapa besar pengukapan konservatisme akuntansi
syariah semakin meningkat dan senantiasa berdistribusi normal, sedangkan untuk
konservatisme akuntansi syariah mengalami penyusutan selama empat tahun berturut
Metode
Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif (Sugiyono, 2017). Data kuantitatif
adalah data yang merupakan data yang bisa diukur dalam sebuah skala numerik (angka).
Metode Analisis data yang digunakan ialah uji statistik Deskriptif yang digunakan untuk
Fitriani, Ambok Pangiuk
Syntax Admiration, Vol. 3, No. 7, Juli 2022 873
menganalisis data dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data yanag telah
terkumpul sebagaimana adanya tampa bermaksud membuat kesimpulan atau generalisasi.
Uji Asumsi Klasik dalam penelitian ini, uji skoring klasik dilakukan untuk
memenuhi dugaan regresi linier berganda. Uji penskoran klasik yang digunakan dalam
uji coba ini terdiri dari uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, dan
uji autokorelasi.Uji Normalitas data bertujuan untuk menguji apakah variabel penganggu
atau residual memiliki distribusi yang normal atau tidak. Uji normalitas untuk penelitian
ini menggunakan Kolmogorov Smirnov dengan tingkat signifikansi = 0,05. Dasar
pemikiran keputusan tersebut dapat dilihat pada angka probabilitas p dengan syarat jika
nilai probabilitasnya 0,05 maka estimasi normalitas terpenuhi. Jika nilai probabilitasnya
0,05, tidak dilakukan evaluasi normalitas (Mardiatmoko, 2020).
Uji multikolinearitas yang digunakan adalah berdasarkan nilai tolerance and
variance inflation (VIF) dalam regresi tersebut. Pengambilan keputusan untuk uji
multikolinearitas diamati. Jika harga toleransi lebih besar dari nol,10 dan nilai VIF lebih
besar dari 10, maka tidak terjadi multikolinearitas. Multikolinearitas terjadi ketika nilai
toleransi jauh lebih kecil dari 0,10 dan biaya VIF lebih dari 10.
Uji Heteroskedastisitas bisa didefenisikan sebagai ketidaksamaan variasi variabel
terhadap seluruh pengamatan, dan kesalahan yang ada menunjukan kolerasi yang
tersistematis berdasarkan besarnya satu atau lebih variabel bebas sehingga kesalahan
yang ada menunjukan kolerasi yang tersistematis berdasarkan besarnya satu atau lebih
variabel bebas sehingga kesalahan yang terjadi tidak acak (random). Uji autokorelasi
merupakan adanya kolerasi diantara anggota observasi yang di urut menurut waktu
(seperti deret berkala) atau ruang (seperti data lintas sektoral) (Gunawan, 2016).
Hasil dan Pembahasan
A. Uji Regresi Linier Berganda Tabel 1
Uji Regresi Linier Beganda
ANOVAa
Model
Sum of
Squares
df
Mean
Square
F
Sig.
1
Regression
290,271
4
72,568
1,157
,020b
Residual
2194,704
35
62,706
Total
2484,975
39
a. Dependent Variable: Konservatisme Akuntansi
b. Predictors: (Constant), lm_x4, Risiko Litigasi, Financial Distress,
Kepemilikan Institusional
Nilai uji F adalah 0,020. Standar pengujian menentukan bahwa nilai probabilitas
(sig) <0,05. Dengan nilai 0,020 <0,05 berpengaruh signifikan terhadap konservatisme
akuntansi syariah.
B. Pengujian Hipotesis
Pengaruh Financial Distress, Kepemilikan Institusional, Risiko Litigasi Dan Ukuran
Perusahaan Terhadap Konservatisme Akuntansi Syariah
874 Syntax Admiration, Vol. 3, No. 5, Mei 2022
a. Uji Signifikansi Simultan (Uji Statistik F)
Tabel 2
Tabel Uji F
ANOVAa
Model
Sum of
Squares
df
Mean
Square
F
Sig.
1
Regression
290,271
4
72,568
1,157
,020b
Residual
2194,704
35
62,706
Total
2484,975
39
a. Dependent Variable: Konservatisme Akuntansi
b. Predictors: (Constant), lm_x4, Risiko Litigasi, Financial Distress,
Kepemilikan Institusional
Berdasarkan tabel diatas, nilai signifikansi F adalah 0,020. Standar pengujian
menentukan bahwa nilai probabilitas (sig) <0,05, kemudian menerima hipotesis.
Oleh karena itu, karena 0,020 <0,05 maka dapat disimpulkan bahwa financial
distress, kepemilikan institusional, risiko litigasi, dan ukuran perusahaan semuanya
berpengaruh signifikan terhadap konservatisme akuntansi.
b. Uji Signifikansi Parsial (Uji Statistik t)
Tabel 3
Uji T
Nilai financial distress lebih kecil dari 0,05 atau 0,045< 0,05 jadi financial
distress berpengaruh signifikan terhadap konservatisme akuntansi syariah
sedangkan variabel yang lain berpengaruh negative terhadap konservatisme
akuntansi syariah.
c. Uji Pengujian Determinan (R2)
Coefficientsa
Model
Unstandardized
Coefficients
Standardized
Coefficients
T
Sig.
B
Std. Error
Beta
1
(Constant)
25,549
5,485
4,658
,000
Financial
Distress
-1,920
,923
-,343
-2,080
,045
Kepemilikan
Institusional
,476
1,132
,070
,421
,677
Risiko Litigasi
-,006
1,485
-,001
-,004
,997
lm_x4
1,602
3,116
,087
,514
,610
a. Dependent Variable: Konservatisme Akuntansi
Fitriani, Ambok Pangiuk
Syntax Admiration, Vol. 3, No. 7, Juli 2022 875
Tabel 4
Uji Determinan
Model Summaryb
Model
R
R Square
Adjusted R Square
Std. Error of the
Estimate
1
,342a
,117
,062
7,91870
a. Predictors: (Constant), lm_x4, Risiko Litigasi, Financial Distress, Kepemilikan
Institusional
b. Dependent Variable: Konservatisme Akuntansi
Berdasarkan hasil ouput SPSS pada tabel di atas tertera nilai koefisien
determinasi (Adjusted R Square) = 0,062 atau 6,2 %. Hal ini menunjukan bahwa
variabel financial distress, kepemilikan institusional, risiko litigasi, dan ukuran
perusahaan berpengaruh signifikan terhadap konsevatisme akuntansi syariah
perusahaan aneka industri sebesar 6,2%. Sedangkan sisanya sebesar 93%
dipengaruh oleh faktor lain yang penulis tidak teliti.
d. Uji Asumsi Klasik
1. Uji Normalitas
Tabel 5
Hasil Uji Kolmogorov-Smirnov
One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test
Unstandardized
Residual
N
40
Normal
Parametersa,b
Mean
,0000000
Std.
Deviation
7,50162981
Most Extreme
Differences
Absolute
,090
Positive
,090
Negative
-,084
Kolmogorov-Smirnov Z
,569
Asymp. Sig. (2-tailed)
,903
a. Test distribution is Normal.
b. Calculated from data.
Pengaruh Financial Distress, Kepemilikan Institusional, Risiko Litigasi Dan Ukuran
Perusahaan Terhadap Konservatisme Akuntansi Syariah
876 Syntax Admiration, Vol. 3, No. 5, Mei 2022
Berdasarkan tabel diatas uji yang dihasilkan diperoleh nilai Asymp.sig
sebesar 0,903 lebih besar dari 0,05 maka disimpulkan data berdistribusi normal.
2. Uji Multikolineritas
Tabel 6
Uji Multikolineritas
Berdasarkan tabel diatas hasil uji pada bagian collinearity statistics diperoleh
angka tolerance untuk keempat variabel independent, yaitu financial disress
sebesar 0,927, kepemilikan institusional sebesar 0,913, risiko litigasi sebesar 0, 918
dan ukuran perusahaan sebesar 0,882 lebih besar dari nilai 0,10. Sedangkan nilai
VIF financial distress sebesar 1,079, kepemilikan institusional sebesar 1,096, risiko
litigasi sebesar 1,089, dan ukuran perusahaan sebesar 1,134 lebih kecil dari 10.
3. Uji Heterokedastitas
Dilihat dari uji grafik scatterplot yang dihasilkan titik-titik menyebar secara acak
dan menyebar diatas dan bawah angka 0 pada sumbu Y. Dinyatakan bahwa tidak
terjadi gejala heteroskedastisitas..
4. Uji Autokorelasi
Coefficientsa
Model
Collinearity
Statistics
Tolerance
VIF
1
Financial Distress
,927
1,079
Kepemilikan
Institusional
,913
1,096
Risiko Litigasi
,918
1,089
lm_x4
,882
1,134
a. Dependent Variable: Konservatisme
Akuntansi
Fitriani, Ambok Pangiuk
Syntax Admiration, Vol. 3, No. 7, Juli 2022 877
Tabel 7
Uji Autokorelasi
Model Summaryb
Model
R
R
Square
Adjusted R
Square
Std. Error of the
Estimate
Durbin-
Watson
1
,342a
,117
,062
7,91870
1,958
a. Predictors: (Constant), lm_x4, Risiko Litigasi, Financial Distress, Kepemilikan
Institusional
b. Dependent Variable: Konservatisme Akuntasi
Dengan data diatas terdapat DW sebesar 1,958. Dengan nilai du pada k (variabel
x = 4 dan n = 40) adalah sebesar 1,7209, sehingga 4-du (4 1,7209 = 2,2791). Dengan
nilai 1,958 terletak diantara nilai 1,7209 dan 2,2791. Tidak terjadi autikorelasi.
Kesimpulan
Hasil penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa perhitungan uji-t, bahwa financial
distress berpengaruh signifikan terhadap konservatisme akuntansi syariah di berbagai
sektor industri, perusahaan tercatat di Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) selama
tahun 2016-2019.
Berdasarkan perhitungan uji-t, kepemilikan institusional tidak berpengaruh
signifikan terhadap konservatifitas akuntansi syariah pada berbagai sektor industri yang
terdaftar di Indeks Saham Syariah Islam Indonesia (ISSI) dari tahun 2016 hingga 2019.
Berdasarkan hasil perhitungan uji-t, risiko litigasi tidak berpengaruh signifikan
terhadap konservatifitas akuntansi syariah di berbagai sektor industri.Selama tahun 2016-
2019, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI).
Berdasarkan hasil perhitungan uji-t, ukuran perusahaan tidak berpengaruh
signifikan terhadap konservatifitas akuntansi syariah diberbagai sektor industry
(perusahaan syariah yang terdaftar dalam Indeks Saham Syariah Syariah Indonesia (ISSI)
tahun 2016-2019) .
Berdasarkan hasil uji hipotesis Silmutan (uji F), menunjukkan bahwa financial
distress, kepemilikan institusional, risiko litigasi, dan ukuran perusahaan berpengaruh
terhadap konservatisme akuntansi syariah pada perusahaan syariah sektor industri yang
terdaftar Indeks Saham Syariah Indonesia 2016-2019.
Pengaruh Financial Distress, Kepemilikan Institusional, Risiko Litigasi Dan Ukuran
Perusahaan Terhadap Konservatisme Akuntansi Syariah
878 Syntax Admiration, Vol. 3, No. 5, Mei 2022
BIBLIOGRAFI
Alviani, A. W., Khotimah, H., Pradani, Y. S., AL UMAR, A. U. A., & KABIB, N. U. R. (2020).
Komparasi Penerapan Prinsip Konservatisme Pada Akuntansi Konvensional Dan Akuntansi
Syariah. Jurnal Ekonomi, Sosial & Humaniora, 1(08), 1219.Google Scholar
Diana, A., & Setiawati, L. (2017). Akuntansi Keuangan Menengah. Google Scholar
Fitriani, F., Pangiuk, A., & Siregar, E. S. (2021). Pengaruh Financial Distress, Kepemilikan
Institusional, Risiko Litigasi Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Konservatisme Akuntansi
Syariah Pada Perusahaan Syariah Sektor Aneka Industri Yang Terdaftar Di Indeks Saham
Syariah Indonesia Tahun 2016-2019. UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. Google Scholar
Furywardhana, F. (2020). Akuntansi Syariah. GUEPEDIA. Google Scholar
Gunawan, I. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif. Retrieved June, 7, 2017. Google Scholar
Herawati, H. (2019). Pentingnya Laporan Keuangan Untuk Menilai Kinerja Keuangan
Perusahaan. JAZ: Jurnal Akuntansi Unihaz, 2(1), 1625. Google Scholar
Mardiatmoko, G. (2020). Pentingnya uji asumsi klasik pada analisis regresi linier berganda (studi
kasus penyusunan persamaan allometrik kenari muda [canarium indicum l.]). BAREKENG:
Jurnal Ilmu Matematika Dan Terapan, 14(3), 333342. Google Scholar
Muzahid, M. (2014). Pengaruh tingkat pendidikan, kualitas pelatihan, dan lama pengalaman kerja
pegawai terhadap kualitas laporan keuangan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di
Kabupaten Aceh Utara. Jurnal Akuntansi (Media Riset Akuntansi & Keuangan), 2(2), 179
196. Google Scholar
Ningtyas, J. D. A., Si, M., & Pusmanu, P. (2017). Penyusunan laporan keuangan umkm
berdasarkan standar akuntansi keuangan entitas mikro, kecil dan menengah (sak-
emkm)(study kasus di umkm bintang malam pekalongan). Riset & Jurnal Akuntansi, 2(1),
1117. Google Scholar
Puspitasari, A. (2021). Laporan Keuangan. Center for Open Science. Google Scholar
Savitri, E. (2016). Konservatisme Akuntansi. Pustaka Sahila Yogyakarta. Google Scholar
Septiana, I. P., & Tarmizi, M. I. (2015). Konservatisme Akuntansi, Efektivitas Komite Audit,
Konsep Amanah Dan Manajemen Laba. Simposium Nasional Akuntansi, 12, 121. Google
Scholar
Silfia, Z. (2017). Pengaruh Konservatisme Akuntansi, Islamic Sosial Reporting, Leverage, dan
Ukuran Perusahaan Terhadap Earnings Response Coefficient (ERC). Jurnal Ekonomi
Akuntansi, 3(4).Google Scholar
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta. Google Scholar
Yunengsih, Y., Icih, I., & Kurniawan, A. (2018). Pengaruh Ukuran Perusahaan, Net Profit
Margin, Debt To Equity Ratio, Kepemilikan Manajerial Dan Reputasi Auditor Terhadap
Fitriani, Ambok Pangiuk
Syntax Admiration, Vol. 3, No. 7, Juli 2022 879
Praktik Perataan Laba (Income Smoothing). ACCRUALS (Accounting Research Journal of
Sutaatmadja), 2(2), 3152. Google Scholar
Copyright holder :
Fitriani, Ambok Pangiuk (2022)
First publication right :
Jurnal Syntax Admiration
This article is licensed under: