Pengaruh Ukuran Serbuk dan Kekerasan Kayu terhadap Kualitas Syngas Dari Pirolisis Biomassa

Main Article Content

Darmansyah Darmansyah
Politeknik Negeri Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Indonesia
Anhar Khalid
Politeknik Negeri Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Indonesia
Muhammad Kasim
Politeknik Negeri Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Indonesia
Teguh Suprianto
Politeknik Negeri Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Indonesia

Pirolisis-gasifikasi biomassa untuk menghasilkan syngas dengan kandungan hydrogen telah dilakukan dalam penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ukuran serbuk dan kekerasan kayu terhadap kualitas syngas yang dihasilkan ditinjau dari konsentrasi gas hidrogen yang dihasilkan. Serbuk kayu yang digunakan dalam penelitian ini adalah kayu jati, kayu kelapa dan kayu nangka dengan tingkat kekerasan jati > kelapa > nangka. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen yaitu pirolisis dengan menggunakan reaktor jenis fixed bed. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa serbuk kayu dengan ukuran lebih kecil menghasilkan kualitas syngas yang lebih baik dengan konsentrasi gas hidrogen yang lebih tinggi 2057 ppm dibandingkan dengan ketika menggunakan serbuk kasar sebesar 1972 ppm. Kekerasan kayu mempengaruhi proses dekomposisi dan konsentrasi hidrogen yang dihasilkan. Semakin keras kayu semakin rendah kualitas syngas yang dihasilkan. Kayu jati dengan kekerasan tertinggi menghasilkan syngas dengan konsentrasi hidrogen sebesar 1931 ppm sedangkan kayu nangka dengan kekerasan terendah menghasilkan syngas dengan konsentrasi hidrogen hingga 2898 ppm.


Keywords: Biomassa, hydrogen, serbuk kayu, syngas