Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Investasi, Pendidikan, dan Kesehatan terhadap Kemiskinan di Provinsi Jawa Timur

Main Article Content

Amelia Sestu Rahajeng
Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur Surabaya, Indonesia
Sri Muljaningsih
Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur Surabaya, Indonesia
Kiky Asmara
Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur Surabaya, Indonesia

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh pertumbuhan ekonomi, investasi, pendidikan dan kesehatan terhadap kemiskinan di Provinsi Jawa Timur tahun 2009 sampai 2019. Provinsi Jawa Timur dikenal sebagai pusat kegiatan ekonomi dan juga sebagai pintu gerbang aktivitas ekonomi untuk penduduk Indonesia bagian timur. Provinsi Jawa Timur juga merupakan salah satu penopang kekuatan perekonomian di Indonesia. Karena aktivitas ekonomi di Provinsi Jawa Timur menyumbang sekitar 15% produk domestik bruto nasional, nomor dua setelah DKI Jakarta. Jika dibandingkan dengan provinsi lainnya jumlah penduduk yang tertinggi di pulau jawa yaitu pada Provinsi Jawa Timur. Jika Provinsi jawa timur sendiri memiliki jumlah penduduk yang tinggi maka tidak bisa dipungkiri untuk kepadatan penduduknya juga terbilang tinggi. Dengan didapatinya kepadatan penduduk tersebut maka akan berpengaruh terhadap kualitas hidup masyarakat, seiring dengan tingginya kepadatan penduduk maka akan mengakibatkan banyak permasalahan yang timbul yang berhubungan dengan masalah kependudukan misalnya masalah kemiskinan, perumahan, lapangan pekerjaan dan lain-lain. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis data yang digunakan berupa data sekunder, Data sekunder yang digunakan adalah data deret waktu (time-series data) yang didapatkan dari Badan Pusat Staistik dan Dinas Penanaman Modal Provinsi Jawa Timur pada kurun waktu 2009-2019. Hasil penelitian ini menunjukkan variabel bebas pertumbuhan ekonomi, pendidikan, dan kesehatan berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan sedangkan untuk investasi tidak berpengaruh signifikan.


Keywords: kemiskinan, pertumbuhan ekonomi, investasi, pendidikan, kesehatan