Pengaruh Pemberian PMT Lokal terhadap Perubahan Berat Badan dan Lingkar Lengan atas Ibu Hamil Berdasarkan Pemantauan Bulanan Selama Empat Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Kresek, Kabupaten Tangerang Tahun 2025
Main Article Content
Kekurangan energi kronis (KEK) pada ibu hamil masih menjadi tantangan kesehatan di Indonesia, berkontribusi pada komplikasi kehamilan seperti BBLR, kelahiran prematur, dan risiko stunting. Salah satu intervensi pemerintah adalah pemberian makanan tambahan (PMT) berbasis pangan lokal untuk meningkatkan status gizi ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian PMT lokal terhadap perubahan berat badan dan lingkar lengan atas (LILA) ibu hamil berdasarkan pemantauan bulanan selama empat bulan di wilayah kerja Puskesmas Kresek, Kabupaten Tangerang tahun 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif analitik dengan desain longitudinal retrospektif menggunakan data sekunder dari catatan program PMT lokal di Puskesmas Kresek selama periode Juli hingga Oktober 2025. Sampel penelitian terdiri dari 42 ibu hamil yang memenuhi kriteria inklusi dengan teknik total sampling. Variabel yang dianalisis meliputi karakteristik ibu hamil, berat badan, dan LILA yang diukur setiap bulan selama periode pemantauan. Analisis data dilakukan secara univariat serta uji pengukuran berulang menggunakan uji Friedman untuk melihat perubahan selama periode intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata berat badan ibu hamil meningkat secara signifikan dari 43,10 ± 4,34 kg sebelum intervensi menjadi 46,61 ± 4,05 kg pada akhir periode pemantauan (p < 0,001). Selain itu, rata-rata LILA juga mengalami peningkatan dari 21,65 ± 1,26 cm menjadi 22,38 ± 1,24 cm (p < 0,001). Temuan ini menunjukkan bahwa pemberian PMT berbasis pangan lokal yang disertai pemantauan rutin dapat berkontribusi terhadap perbaikan status gizi ibu hamil. Dengan demikian, program PMT lokal dapat menjadi strategi intervensi gizi yang efektif dalam upaya pencegahan KEK serta peningkatan kesehatan ibu dan janin.
Anjelika, Ihsan M, H., & Demmalewa, J. Q. (2021). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Kek pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Kolono Kabupaten Konawe Selatan. Jurnal Ilmiah Karya Kesehatan, 2.
Chouli, M., Bothou, A., Kyrkou, G., Kaliarnta, S., Dimitrakopoulou, A., & Diamanti, A. (2025). An updated review of popular dietary patterns during pregnancy and lactation: Trends, benefits, and challenges. Metabolism Open, 25, 100353. https://doi.org/10.1016/j.metop.2025.100353
Damayanti, M., Aminin, F., Jannah, R., Mukodri, D. M. L., Saputri, N. A. S., Jasda, A., Ikhwan, Z., Safitri, T., Putri, S. I., & Cintiani, J. C. (2025). Efektifitas pemberian makanan tambahan lokal (PMT) terhadap kesejahteraan ibu hamil: Literature review. Jurnal SAGO Gizi Dan Kesehatan, 6(2), 334. https://doi.org/10.30867/gikes.v6i2.2415
Indarti, J., Wonodihardjo, H. S., Sianipar, K. A., & Antoniman, M. A. (2023). Maternal and Neonatal Outcome in Pregnant Women with Chronic Energy Deficiency in Cipto Mangunkusumo General Hospital, Indonesia. Open Access Macedonian Journal of Medical Sciences, 11(B), 474–479. https://doi.org/10.3889/oamjms.2023.8509
Iskandar, I., Rachmawati, R., Ichsan, I., & Khazanah, W. (2022). Perbaikan gizi pada ibu hamil kekurangan energi kronis (KEK) melalui pendampingan pemberian makanan tambahan di wilayah kerja Puskesmas Lampisang Aceh Besar. Jurnal PADE: Pengabdian & Edukasi, 4(1), 34. https://doi.org/10.30867/pade.v4i1.900
Kemenkes. (2025). Petunjuk Teknis Pemberian Makanan Tambahan Berbahan Pangan Lokal bagi Ibu Hamil dan Balita Bermasalah Gizi. Kemenkes.
Kemenkes RI. (2023). Makanan Lokal. Buku Resep Makanan Lokal Bayi, Balita Dan Ibu Hamil, 1– 52.
Maifita, Y., & Armalini, R. (2023). Hubungan Kekurangan Energy Kronik (KEK) pada Ibu Hamil dengan Kejadian Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR) di Wilayah Kerja Puskesmas Pariaman. Jurnal Kesehatan Saintika Meditory, 6(2). https://jurnal.syedzasaintika.ac.id
Marshall, N. E., Abrams, B., Barbour, L. A., Catalano, P., Christian, P., Friedman, J. E., Hay, W. W., Hernandez, T. L., Krebs, N. F., Oken, E., Purnell, J. Q., Roberts, J. M., Soltani, H., Wallace, J., & Thornburg, K. L. (2022). The importance of nutrition in pregnancy and lactation: lifelong consequences. In American Journal of Obstetrics and Gynecology (Vol. 226, Number 5, pp. 607–632). Elsevier Inc. https://doi.org/10.1016/j.ajog.2021.12.035
Murti, I. A., & Idealistiana, L. (2024). Analysis of Nutritional Program Implementation in Pregnant Women with Chronic Energy Deficiency with Increased Weight. Indonesian Journal of Global Health Research, 6(2). https://doi.org/10.37287/ijghr.v6i2.2776
Nadimin, Hadju, V., As’ad, S., Buchari, A., Haruna, I., & Hartono, R. (2019). Increasing of nutrition status of pregnant women after supplementation of moringa leaf extract (moringa oliefera) in the coastal area of Makassar, Indonesia. Indian Journal of Public Health Research & Development, 10(1), 521– 525.
Nnam, N. M. (2015). Improving maternal nutrition for better pregnancy outcomes. Proceedings of the Nutrition Society, 74(4), 454–459. https://doi.org/10.1017/S0029665115002396
Nursiah, A., Treasa, A. D., Fitri, L., Srifitayani, N. R., Debi, N., Subani, & Yermi. (2025). Analisis Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Terhadap Perbaikan Status Gizi Ibu Hamil di Daerah Rawan Stunting. Barongko Jurnal Ilmu Kesehatan, 3(3).
Oladebo, T., Bobholz, F., Folivi, K., Dickson-Gomez, J., Anguzu, R., Lopez, A. A., Akinola, I., Olson, J., & Palatnik, A. (2025). A Scoping Review on Nutrition Knowledge and Nutrition Literacy Among Pregnant Women and the Prevalence of Pregnancy Complications and Adverse Pregnancy Outcomes. In Nutrients (Vol. 17, Number 21). Multidisciplinary Digital Publishing Institute (MDPI). https://doi.org/10.3390/nu17213488
Putri, R. H., Candradewi, A., Sofiyatin, R., & Darawati, M. (2019). Pemberian biskuit berbasis bahan pangan lokal untuk meningkatkan berat badan dan lila ibu hamil KEK. Jurnal Kesehatan Prima, 13(1), 32. https://doi.org/10.32807/jkp.v13i1.214.
Rahmawati, Nugroho, A., & Kania, N. (2026). Literature Review : Factors Associated with The Incidence of Chronic Energy Deficiency in Pregnant Women. Indonesian Journal of Global Health Research, 8(3). https://doi.org/10.37287/ijghr.v8i3.1074
Setyawati, E., Sumarmi, S., Nurasmi, N., Irnawati, I., & Hutagaol, I. O. (2024). Effectiveness of moringa biscuit (Moringa oleifera) and snakehead fish (Channa striata) in improving the nutritional status of pregnant women with chronic energy deficiency. African Journal of Reproductive Health, 28(10), 41– 49. https://doi.org/10.29063/ajrh2024/v28i10s. 5
Sugiyono, 2016. Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan r & d, Alfabet. Bandung.
Thaisriwong, C., & Phupong, V. (2023). Nutrition during Pregnancy. Thai Journal of Obstetrics and Gynaecology, 31(6), 388–398.
Ummah, W. (2024). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada Ibu Hamil: Literatur Review. Jurnal Ilmu Kesehatan, 2(1).
Wati, E. K., Murwani, R., Kartasurya, M. I., & Sulistiyani, S. (2024). Determinants of chronic energy deficiency (CED) incidence in pregnant women: A cross-sectional study in Banyumas, Indonesia. Narra J, 4(1). https://doi.org/10.52225/narra.v4i1.742
